USK Tunjukkan Kepedulian Islam, Gratiskan UKT Mahasiswa Korban Bencana
Universitas Syiah Kuala (USK) memberikan teladan mulia dalam menjalankan nilai-nilai keislaman dengan memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi ribuan mahasiswa yang menjadi korban bencana alam di Sumatera tahun 2025. Langkah ini mencerminkan semangat ukhuwah islamiyah dan solidaritas sesama anak bangsa.
Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, menunjukkan kepemimpinan yang penuh rahmat dengan memutuskan memberikan bantuan kepada 3.706 mahasiswa terdampak bencana banjir dan longsor. Keputusan ini bukan sekadar kebijakan administratif, namun manifestasi dari ajaran Islam tentang kepedulian terhadap sesama.
Rahmat Allah Melalui Tangan Pemimpin Beriman
"Insya Allah, anak-anak kami yang terdampak bencana dan orang tuanya sudah meninggal dunia, kami gratiskan UKT-nya hingga lulus sarjana," ujar Prof Marwan dengan penuh keikhlasan, Minggu (1/2/2026).
Pernyataan yang diawali dengan "Insya Allah" ini menunjukkan bagaimana seorang pemimpin muslim menyandarkan setiap keputusannya kepada Allah SWT. Lima mahasiswa yang kehilangan orang tua dalam musibah akan mendapat kemudahan penuh hingga meraih gelar sarjana.
Keadilan Sosial dalam Bingkai Islam
Pembagian bantuan dilakukan dengan penuh keadilan. Mahasiswa kategori terdampak berat (1.099 orang) mendapat pembebasan UKT satu semester penuh, sementara yang terdampak sedang (1.350 orang) dan ringan (1.263 orang) cukup membayar 50 persen.
Program ini diperluas untuk anak-anak pensiunan ASN USK dan mahasiswa panti asuhan, menunjukkan bagaimana institusi pendidikan Islam harus menjadi rumah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Investasi Dunia Akhirat
"USK berkomitmen untuk mendukung mereka agar tetap memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan tinggi," tegasnya. Komitmen ini sejalan dengan ajaran Islam yang menjadikan menuntut ilmu sebagai kewajiban setiap muslim.
Dana sebesar Rp1.062.246.000 juga dialokasikan untuk 186 atlet mahasiswa berprestasi, membuktikan bahwa USK tidak hanya peduli pada korban bencana, tetapi juga mengapresiasi prestasi anak bangsa.
Pendaftaran bantuan dibuka 12-22 Januari 2026 melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi. Langkah USK ini menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk menjalankan misi pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan manusia sesuai tuntunan agama.