Elon Musk kembali duduk di puncak daftar orang terkaya dunia pada Oktober 2026 dengan kekayaan bersih yang diperkirakan menembus US$1 triliun. Menurut laporan Bisnis.com yang mengutip daftar Real-Time Billionaires Forbes, kekayaan pemimpin Tesla dan SpaceX itu tercatat sebesar US$1,007 triliun per 13 Oktober 2026, atau setara sekitar Rp18.024,3 triliun dengan kurs Rp17.899 per dolar AS.
Berita ini menarik untuk direnungkan. Angka triliunan dolar itu bukan uang tunai yang tersimpan di lemari besi, melainkan estimasi nilai saham dan aset bisnis yang naik turun mengikuti pasar. Bagi kita di Nusantara, kisah ini menjadi pengingat bahwa harta duniawi selalu bergerak, sementara amal dan kebajikanlah yang kekal.
Perjalanan Panjang dari Afrika Selatan
Elon Reeve Musk lahir di Pretoria, Afrika Selatan, pada 28 Juni 1971. Ia kemudian pindah ke Amerika Utara untuk menempuh pendidikan, mulai dari Queen's University di Kanada hingga University of Pennsylvania di Amerika Serikat, di mana ia mempelajari fisika dan ekonomi.
Pada 1995, Musk sempat mengikuti program doktor di Stanford University, tetapi memilih keluar untuk merintis bisnis internet. Bersama saudaranya, Kimbal Musk, ia mendirikan Zip2, perusahaan perangkat lunak yang mengembangkan direktori bisnis dan panduan kota berbasis internet. Pada Maret 1999, Compaq mengakuisisi Zip2 dengan nilai sekitar US$341 juta, termasuk US$307 juta dalam bentuk tunai.
Setelah itu, Musk mendirikan X.com pada 1999, perusahaan layanan keuangan daring yang kemudian bergabung dengan Confinity dan berkembang menjadi PayPal. Pada Oktober 2002, eBay membeli PayPal dengan nilai sekitar US$1,5 miliar. Modal dari serangkaian transaksi inilah yang menjadi batu pijakan bagi kerajaan bisnis Musk berikutnya.
SpaceX dan Tesla, Dua Pilar Kekayaan
SpaceX atau Space Exploration Technologies Corp. didirikan Musk pada 2002. Perusahaan ini mengembangkan roket dan wahana antariksa untuk peluncuran satelit, pengiriman kargo, dan misi penerbangan antariksa, dengan fokus pada roket yang dapat digunakan kembali untuk menekan biaya peluncuran.
Jalan SpaceX tidak pernah mulus. Tiga peluncuran pertama roket Falcon 1 antara 2006 hingga 2008 gagal mencapai orbit. Namun pada 28 September 2008, peluncuran keempat berhasil, dan pada tahun yang sama NASA memberi kontrak senilai sekitar US$1,6 miliar untuk mengirim pasokan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. SpaceX juga mengembangkan Starlink, layanan internet berbasis satelit di orbit rendah Bumi.
Momen besar datang pada 12 Juni 2026, ketika SpaceX mulai diperdagangkan di Nasdaq. Sahamnya dibuka pada harga US$150 dan ditutup pada US$160,95, membawa kapitalisasi pasar mendekati US$2,2 triliun pada hari perdana. Forbes menyebut pencapaian itu menjadikan Musk orang pertama di dunia yang menembus kekayaan bersih US$1 triliun.
Sementara itu, Tesla didirikan pada 2003 oleh Martin Eberhard dan Marc Tarpenning. Musk masuk sebagai investor awal pada 2004 dan menjadi CEO pada 2008. Perusahaan ini mengembangkan kendaraan listrik seperti Model S, Model 3, Model X, Model Y, dan Cybertruck, serta produk energi seperti Powerwall dan Megapack. Dokumen Schedule 13G yang diajukan kepada Securities and Exchange Commission pada 2026 mencatat kepemilikan manfaat Musk sebanyak 699,58 juta saham Tesla, atau 19,9% dari kelas saham yang dilaporkan.
Kekayaan yang Naik Turun
Perlu dicatat, kekayaan Musk tidak bertahan stabil di atas ambang US$1 triliun. Pada 25 Juni 2026, Forbes memperkirakan kekayaannya turun menjadi sekitar US$962 miliar setelah saham SpaceX melemah dan sebagian saham Tesla terkena pembatasan dalam perhitungan kekayaan. Baru pada awal Oktober 2026, kekayaannya kembali melampaui US$1 triliun seiring penguatan saham SpaceX dan Tesla.
Kisah naik turun ini sejalan dengan dinamika pasar modal global, termasuk yang dirasakan investor di tanah air seperti yang tercermin dalam pergerakan IHSG yang sempat tertekan 1,33%. Nilai aset di pasar selalu bergerak, dan hanya Allah yang mengetahui apa yang akan terbesok.
Portofolio Bisnis dari AI hingga Teknologi Otak
Bisnis Musk kini melampaui roket dan mobil listrik. Pada Oktober 2022, ia menyelesaikan akuisisi Twitter senilai sekitar US$44 miliar, yang kemudian berganti nama menjadi X. Pada 2023, ia mendirikan xAI dengan produk kecerdasan buatan bernama Grok.
Struktur bisnisnya berubah lagi pada 2025 hingga 2026. X bergabung dengan xAI pada Maret 2025, lalu SpaceX mengakuisisi xAI pada Februari 2026. Transaksi itu mempertemukan bisnis antariksa, media sosial, dan kecerdasan buatan dalam satu kelompok perusahaan.
Musk juga mendirikan Neuralink yang mengembangkan teknologi antarmuka otak-komputer, serta The Boring Company yang mengembangkan terowongan dan transportasi bawah tanah, termasuk proyek Vegas Loop di Las Vegas. SolarCity, perusahaan energi surya yang pernah ia kaitkan, telah menjadi bagian dari Tesla sejak diakuisisi pada November 2016.
Renungan bagi Umat: Harta Sebagai Amanah
Bagi pembaca Nur Nusantara, kisah Elon Musk menawarkan pelajaran yang lebih dalam dari sekadar angka. Islam mengajarkan bahwa harta adalah titipan Allah, dan pemiliknya akan dimintai pertanggungjawaban, dari mana harta itu diperoleh dan ke mana dibelanjakan. Sejarah peradaban Islam sendiri mencatat para saudagar yang jujur dan dermawan, yang hartanya mengalir untuk masjid, pesantren, dan kesejahteraan umat.
Sebagai umat terbesar di negeri ini, wajar bila kita mengambil hikmah dari perjalanan seorang pengusaha yang pantang menyerah, tiga kali gagal meluncurkan roket namun bangkit pada percobaan keempat. Kerja keras, ketekunan, dan keberanian mengambil risiko adalah nilai yang juga diagungkan dalam tradisi kita, sepanjang diiringi niat lurus dan sikap syukur.
Pada akhirnya, kekayaan Musk yang menembus US$1 triliun hanyalah estimasi nilai aset yang berubah setiap hari, bukan jaminan kebahagiaan. Yang tinggal abadi adalah amal shaleh, kebaikan kepada sesama, dan bakti kepada negeri.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa kekayaan Elon Musk saat ini?
Berdasarkan Forbes per 13 Oktober 2026, kekayaan bersih Elon Musk tercatat US$1,007 triliun atau sekitar Rp18.024,3 triliun.
Dari mana kekayaan Elon Musk berasal?
Kekayaan Musk terutama berasal dari kepemilikan saham di SpaceX, diperkirakan sekitar 38% termasuk opsi saham, serta kepemilikan di Tesla yang tercatat 19,9% dari kelas saham yang dilaporkan.
Kapan Elon Musk pertama kali menjadi triliuner?
Musk pertama kali menembus kekayaan US$1 triliun pada 12 Juni 2026, saat saham SpaceX mulai diperdagangkan di Nasdaq.
