Evaluasi Kuota Internet: Kemkomdigi Minta Tiga Operator Patuhi Putusan MK
Jakarta, Nur Nusantara - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah mengevaluasi langkah tiga operator seluler dalam melindungi sisa kuota internet pelanggan. Evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Surat Edaran Kemkomdigi yang mewajibkan operator untuk tidak menghanguskan kuota yang belum terpakai.
Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Denny Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta operator untuk melaporkan progres implementasi kebijakan tersebut setiap bulan. Laporan pertama diterima pada 28 September 2026, dan hasilnya menunjukkan bahwa masih ada kekurangan dalam perlindungan nilai ekonomi sisa kuota pelanggan.
Apa Temuan Evaluasi Kemkomdigi terhadap Tiga Operator?
Dari laporan yang masuk, Kemkomdigi menemukan bahwa ketiga operator, yaitu XLSMART, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan Telkomsel, telah memperluas pilihan paket rollover. Namun, masih banyak paket yang bersifat non-rollover, di mana kuota hangus pada akhir periode langganan.
Denny menjelaskan,
“Dari laporan yang kami terima, secara umum ketiga operator sudah memperluas pilihan paket rollover. Namun, kami juga menemukan bahwa masih terdapat paket-paket non-rollover yang perlindungannya baru diberikan dalam bentuk notifikasi atau peringatan kepada pelanggan.”
Bagaimana Kondisi Paket Internet di XLSMART?
XLSMART melaporkan penyediaan 101 paket internet. Dari jumlah tersebut, 92 paket sudah menggunakan mekanisme rollover, terdiri dari 18 paket baru pascaputusan MK dan 74 paket lama. Namun, sembilan paket lainnya masih bersifat non-rollover, dan perlindungannya hanya berupa penguatan informasi dan notifikasi.
Menurut Denny, mekanisme ini belum sesuai dengan amanah putusan MK.
“Berdasarkan evaluasi kami, Komdigi, mekanisme tersebut belum sesuai dengan amanah putusan MK karena sifatnya masih preventif dan belum memberikan perlindungan terhadap nilai ekonomi sisa kuota pelanggan secara langsung,”ujarnya.
Bagaimana dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)?
IOH melaporkan 94 paket internet yang ditawarkan. Dari total tersebut, baru 23 paket yang menggunakan mekanisme rollover. Sebanyak 71 paket lainnya masih menggunakan perlindungan berupa notifikasi tambahan pada H-7 dan H-2 sebelum masa paket berakhir.
Apa Catatan Khusus untuk Telkomsel?
Telkomsel melaporkan 95 paket internet, dengan 19 paket sudah menggunakan mekanisme rollover. Namun, 76 paket lainnya masih menggunakan notifikasi intens terkait masa berlaku dan sisa kuota. Kemkomdigi juga mencatat adanya kendala teknis yang menunda peluncuran sejumlah paket rollover Telkomsel.
Denny menambahkan,
“Kami mencatat terdapat beberapa pengembangan paket rollover Telkomsel yang mengalami pergeseran jadwal karena kendala teknis dari 28 September menjadi minggu pertama Oktober 2026. Kami meminta proses tersebut juga segera dituntaskan.”
Mengapa Notifikasi Tidak Cukup untuk Melindungi Kuota?
Dari evaluasi ketiga operator, Kemkomdigi menyimpulkan bahwa perlindungan tambahan dalam bentuk notifikasi tidak cukup. Notifikasi hanya bersifat preventif dan tidak memberikan kompensasi atas nilai ekonomi sisa kuota yang hangus. Oleh karena itu, Kemkomdigi meminta ketiga operator untuk segera memenuhi kewajiban melindungi sisa kuota sesuai putusan MK.
Apa Langkah Selanjutnya dari Kemkomdigi?
Ke depan, Kemkomdigi berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi implementasi perlindungan kuota di lapangan secara berkelanjutan. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, sebelumnya telah menerbitkan surat edaran pada akhir Agustus 2026 setelah menerima sejumlah pengaduan masyarakat.
Meutya menegaskan,
“Karena itu kemarin akhirnya kami mengeluarkan surat edaran kepada operator dan kami berikan deadline hingga 28 September untuk kemudian melaporkan kepatuhan.”Ia berharap operator seluler memenuhi ketentuan tersebut demi keadilan bagi pelanggan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah kuota internet yang hangus akan dikembalikan?
Berdasarkan putusan MK, operator wajib melindungi sisa kuota pelanggan. Kemkomdigi menilai notifikasi tidak cukup, sehingga operator diminta menerapkan mekanisme rollover atau kompensasi lain yang setara.
Kapan operator harus mematuhi aturan ini?
Operator telah diminta melaporkan kepatuhan pada 28 September 2026. Telkomsel mendapat tenggat tambahan hingga minggu pertama Oktober 2026 untuk menyelesaikan kendala teknis.
Bagaimana cara pelanggan mengetahui haknya?
Pelanggan dapat memantau informasi dari operator masing-masing. Kemkomdigi juga akan terus melakukan pengawasan agar hak pelanggan terpenuhi sesuai putusan MK.