Persatuan Umat: Kunci Kekuatan Bangsa di Tengah Krisis Global
Seruan persatuan nasional yang dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendapat dukungan penuh dari pengamat politik senior Boni Hargens. Menurutnya, persatuan merupakan kekuatan fundamental yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia di tengah gejolak dunia yang semakin kompleks.
"Semangat persatuan yang digelorakan Pak Sufmi Dasco Ahmad bukan sekadar kebutuhan domestik, tetapi sebuah keharusan spiritual dan nasional," ungkap Boni dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Persatuan sebagai Fondasi Keberkahan Bangsa
Dasco menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto hanya membutuhkan satu hal dari seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat sipil, yakni persatuan nasional. Seruan ini menjadi landasan utama agar berbagai program prioritas pemerintah dapat terwujud demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Dalam perspektif Islam, persatuan umat merupakan perintah Allah SWT sebagaimana firman-Nya dalam Al-Quran yang mengajarkan pentingnya berpegang teguh pada tali Allah dan tidak bercerai berai. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang mengakar dalam tradisi nusantara.
Tantangan Global yang Menguji Ketahanan Bangsa
Boni menyoroti dua krisis geopolitik besar yang tengah mengguncang tatanan dunia. Perang di kawasan Timur Tengah yang terus memanas dan konflik Rusia-Ukraina yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada negara-negara yang terlibat langsung.
Kedua krisis tersebut mengimbas seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, melalui kenaikan harga komoditas, gangguan rantai pasok global, fluktuasi nilai tukar mata uang, hingga ketidakstabilan pasar keuangan internasional.
"Konflik Timur Tengah yang terus membara berdampak langsung pada harga energi global dan mengancam stabilitas ekonomi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia," jelasnya.
Dukungan Nyata untuk Agenda Kesejahteraan
Pemerintahan Presiden Prabowo membutuhkan dukungan nyata dari masyarakat sipil dalam menghadapi tantangan kompleks sekaligus mewujudkan agenda pemerintahan yang dirancang untuk menciptakan kebaikan bersama.
"Dukungan ini bukan berarti bersikap pasif, melainkan berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam proses berbangsa dan bernegara," tegas Boni.
Terdapat tiga program utama yang membutuhkan dukungan penuh: ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan.
Menjawab Fragmentasi di Era Digital
Dasco mengajak masyarakat sipil untuk memperkuat persatuan nasional karena kekompakan menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik dan berkah.
"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," kata Dasco.
Dia menilai kondisi masyarakat sipil hari ini mulai tidak sehat, dengan media sosial yang dijadikan wadah untuk mencaci satu sama lain, padahal Islam mengajarkan untuk berkata baik atau diam.
Kritik dan masukan dari masyarakat tetap dibutuhkan, tetapi harus dibangun atas dasar rasa nasionalis dan niat yang baik, bukan untuk merusak persatuan umat.
Investasi Terbaik untuk Bangsa
"Persatuan nasional adalah investasi terbaik yang dapat diberikan masyarakat sipil kepada bangsa. Mari bersatu, bukan untuk satu golongan, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia," pungkas Boni.
Dengan persatuan nasional yang kokoh, program kesejahteraan Presiden dapat terwujud dan seluruh rakyat Indonesia dapat merasakan buahnya secara adil dan merata, sebagai wujud rahmat Allah SWT kepada bangsa yang bersatu.