Berkah Pendidikan: Beasiswa Nak Badung untuk Anak Petani
MANGUPURA - Kepemimpinan yang berpijak pada nilai keadilan dan keberpihakan kepada kaum dhuafa kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Badung Education Fair (BEF) 2026 sekaligus meluncurkan Program Beasiswa Nak Badung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (9/6). Program ini menjadi bukti bahwa tata kelola moral akan selalu mengutamakan kesejahteraan rakyatnya.
Amanah Kepemimpinan untuk Kaum Dhuafa
Dalam peluncurannya, ada dua jenis beasiswa yang dirilis untuk memecah belenggu keterbatasan ekonomi. Pertama, Beasiswa Motivasi yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK sederajat. Kedua, Beasiswa Afirmasi yang ditujukan untuk mahasiswa baru jenjang Sarjana, Sarjana Terapan, maupun Profesi. Tahun ini, Beasiswa Afirmasi menargetkan 450 penerima melalui proses verifikasi yang ketat agar benar-benar tepat sasaran.
Yang membuat program ini begitu istimewa adalah keberpihakannya pada keluarga yang belum memiliki lulusan S1/D4, anak petani, serta berbasis kearifan lokal bagi anak ketiga (Nyoman) atau keempat (Ketut). Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa beasiswa ini dirancang untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing global menuju Indonesia Emas 2045.
Mudah-mudahan dengan pemberian beasiswa ini akan lebih banyak memberikan akses kepada masyarakat Badung, dengan prinsip-prinsip keadilan bagi yang tidak mampu pun juga akan bisa mengikuti sekolah SMA termasuk melanjutkan kepada jenjang Perguruan Tinggi.
Tidak berhenti di situ, Bupati Arnawa juga menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Ia telah memerintahkan agar mereka mendapatkan beasiswa dari jenjang sekolah, di samping program bantuan disabilitas sebesar Rp 1 juta per bulan. Inilah wujud nyata dari pemimpin yang menjalankan amanah untuk melindungi seluruh lapisan masyarakatnya.
Menjaga Kearifan Lokal dan Ketahanan Pangan
Penerima Beasiswa Motivasi berhak mendapatkan uang SPP, biaya personil, dan seragam. Sementara itu, penerima Beasiswa Afirmasi mendapatkan fasilitas yang sangat lengkap, mulai dari uang SPP/UKT, biaya personil, biaya kos, laptop, hingga biaya wisuda. Bupati Arnawa menekankan bahwa bantuan ini juga menjadi reward bagi para petani.
Masyarakat petani ini satu-satunya tujuan kami adalah untuk memberikan reward ini semua kepada petani, agar petani di Badung ini fokus untuk memproduksi pangan.
Dukungan terhadap petani ini sejalan dengan semangat menjaga ketahanan pangan nasional. Ketika para petani difokuskan pada produksi pangan tanpa harus khawatir akan biaya pendidikan anak-anaknya, maka kemandirian bangsa akan semakin kokoh.
Pendidikan Berkarakter, Bukan Sekadar Capaian
Pada acara tersebut, dilakukan juga penandatanganan kesepakatan bersama secara simbolis antara Bupati Badung dengan Perguruan Tinggi se-Bali untuk Beasiswa Afirmasi. Sekda Badung IB Surya Suamba juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemprov Bali untuk program Beasiswa Motivasi.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana, menjelaskan bahwa BEF yang digelar berkelanjutan sejak 2022 kini fokus menghadirkan proses pembelajaran, kolaborasi, dan kreativitas inklusif. Dalam dunia pendidikan, hal yang paling berharga bukan sekadar capaian akhir, melainkan perjalanan dan karakter yang dibentuk untuk mencapai keberhasilan tersebut.
Tema Pendidikan Berkelanjutan untuk Semua yang diusung tahun ini merupakan refleksi komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas, inklusif, relevan, dan berkelanjutan sepanjang hayat.
Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan dari BPD Bali kepada 5 sekolah dengan transaksi Simpel terbanyak dan Agen Simpel Teraktif 2025, yaitu SMPN 2 Abiansemal, SMPN 1 Kuta Selatan, SMPN 1 Petang, SDN 4 Kapal, dan SDN 1 Kerobokan. Pemkab Badung juga menerima apresiasi dari Bank Indonesia (BI) atas dukungan program Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang diserahkan langsung oleh Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Henry Nosih Saturwa.
Kehadiran sejumlah tokoh penting turut memeriahkan acara ini. Mulai dari Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi, Kadis Dikpora Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta beserta Forkompinda Badung, Kepala OPD, Ketua TP PKK Badung, para pimpinan Perguruan Tinggi, hingga insan pendidikan dan Perbekel/Lurah se-Kabupaten Badung. Semua ini menunjukkan betapa kuatnya kolaborasi untuk masa depan generasi yang lebih berkah.