La Masia: 10 Jebolan Akademi Barcelona yang Menghiasi Skuad Utama 2026/2027
Barcelona kembali membuktikan bahwa La Masia, akademi yang menjadi jantung klub, tetap menjadi sumber utama lahirnya talenta kelas dunia. Pada musim 2026/2027, setidaknya ada 10 pemain jebolan akademi tersebut yang menghuni skuad utama Blaugrana. Mereka datang dari generasi berbeda, dengan perjalanan karier yang beragam, namun sama-sama membawa semangat dan identitas khas La Masia.
Perjalanan Beragam Menuju Camp Nou
Tidak semua pemain memiliki jalan yang sama menuju tim utama. Ada yang sejak kecil menapaki jenjang akademi Barcelona hingga menembus tim senior. Ada pula yang sempat meninggalkan klub, mengembangkan karier di tempat lain, lalu kembali ke Camp Nou. Keberagaman ini justru memperkaya skuad dan menunjukkan bahwa La Masia tidak hanya melahirkan pemain, tetapi juga membentuk karakter.
1. Alejandro Balde: Bek Kiri Andal dari La Masia
Alejandro Balde (22 tahun) bergabung dengan Barcelona pada 2011 ketika berusia delapan tahun. Sebelumnya, ia sempat menimba ilmu di akademi Espanyol. Balde melewati berbagai kelompok usia di La Masia sebelum akhirnya menembus tim utama. Debutnya terjadi pada 14 September 2021 saat Barcelona menghadapi Bayern Munchen di Liga Champions. Kini, ia menjadi salah satu pilihan utama di posisi bek kiri.
2. Eric García: Pulang ke Rumah Setelah Menimba Ilmu di Inggris
Eric García (25 tahun) memiliki perjalanan unik. Ia bergabung dengan Barça Escola pada 2008 dan berkembang di akademi Barcelona hingga 2017. Setelah itu, Eric memilih melanjutkan karier ke Manchester City. Di Inggris, ia menjalani debut profesional sebelum akhirnya kembali ke Barcelona pada 2021. Debut La Liga-nya terjadi pada 15 Agustus 2021 saat Barcelona menghadapi Real Sociedad.
3. Pau Cubarsí: Prospek Muda dengan Ketenangan di Lini Belakang
Pau Cubarsí (19 tahun) bergabung dengan La Masia pada 1 Juli 2018 setelah pindah dari Girona. Saat itu, usianya baru 11 tahun. Namanya mencuat pada musim 2023/2024 ketika mendapat kesempatan memperkuat tim utama dalam usia yang sangat muda. Cubarsí dikenal memiliki ketenangan saat menguasai bola dan kemampuan membangun serangan dari lini belakang. Nilai pasarnya mencapai €80 juta menurut Transfermarkt.
4. Xavi Espart: Nama Baru dari Generasi Terbaru
Xavi Espart (19 tahun) menjadi salah satu nama baru yang muncul dari generasi terbaru La Masia. Ia bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2015 dari UE Vilassar de Mar ketika berusia delapan tahun. Espart berkembang menjadi pemain serbabisa yang dapat ditempatkan di lini belakang maupun tengah. Debut bersama tim utama datang pada Maret 2026 saat Barcelona menghadapi Newcastle United di Liga Champions. Kini, ia menggunakan nomor punggung 12.
5. Brian Fariñas: Gelandang Serbabisa yang Naik ke Tim Utama
Brian Fariñas (20 tahun) bergabung dengan Barcelona pada 2018 setelah meninggalkan Villarreal. Ia dikenal sebagai gelandang yang mampu bermain di beberapa posisi. Setelah tampil bersama Barcelona Atlètic, Fariñas mendapat kesempatan mencicipi tim senior pada pramusim 2026/2027. Performa tersebut membuat Hansi Flick memasukkannya ke dalam skuad utama. Pada 1 September 2026, Barcelona mendaftarkan Fariñas sebagai pemain tim utama dengan nomor punggung 4.
6. Marc Bernal: Talenta Muda yang Tangguh Melewati Ujian
Marc Bernal (19 tahun) sudah menjadi bagian dari sistem Barcelona sejak berusia enam tahun. Pada usia 16 tahun, Bernal sudah menjadi bagian penting dari Barça Atlètic. Debut bersama tim utama terjadi pada 17 Agustus 2024 ketika baru berusia 17 tahun. Perjalanannya sempat terganggu cedera lutut serius, namun Barcelona tetap memberikan kepercayaan kepadanya sebagai salah satu talenta penting dari akademi mereka.
7. Gavi: Simbol Generasi Baru La Masia
Pablo Martín Páez Gavira atau yang lebih dikenal sebagai Gavi (22 tahun) bergabung dengan Barcelona pada 2015 dari akademi Real Betis. Debut kompetitifnya terjadi pada 29 Agustus 2021 ketika Barcelona menghadapi Getafe. Saat itu, Gavi masih berusia 17 tahun. Sejak debut tersebut, Gavi berkembang menjadi salah satu gelandang penting Barcelona dan menjadi bagian dari generasi baru jebolan La Masia yang dipercaya tampil di level tertinggi.
8. Fermín López: Dari Pinjaman Menuju Panggung Utama
Perjalanan Fermín López (23 tahun) menuju tim utama tidak berjalan lurus. Ia masuk La Masia pada 2016 sebagai pemain U-14. Pada 2022, ia dipinjamkan ke Linares Deportivo untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik. Fermín mencetak 12 gol dan empat assist sebelum kembali ke Barcelona pada musim 2023/2024. Ia akhirnya resmi didaftarkan sebagai pemain senior pada 2024.
9. Dani Olmo: Anak yang Pulang ke Rumah
Dani Olmo (28 tahun) memiliki cerita berbeda. Ia memang pernah menjadi bagian dari La Masia, tetapi meninggalkan Barcelona sebelum menembus tim utama. Olmo bergabung dengan akademi Barcelona pada 2007, lalu pindah ke Dinamo Zagreb pada 2014. Kariernya berlanjut ke RB Leipzig sebelum Barcelona membawanya pulang pada 2024. Debut keduanya bersama Blaugrana terjadi pada 27 Agustus 2024 ketika menghadapi Rayo Vallecano. Menariknya, ia langsung mencetak gol kemenangan Barcelona.
10. Lamine Yamal: Permata Termahal La Masia
Nama Lamine Yamal (19 tahun) menjadi gambaran paling jelas mengenai bagaimana La Masia terus melahirkan talenta istimewa. Yamal bergabung dengan La Masia pada usia tujuh tahun. Pada 29 April 2023, ia menjalani debut melawan Real Betis dalam usia 15 tahun, 9 bulan, dan 16 hari. Ia pun tercatat sebagai pemain termuda yang pernah tampil untuk Barcelona. Kini, Yamal bukan lagi sekadar pemain muda. Ia telah menjadi salah satu pemain penting Blaugrana dan dipercaya mengenakan nomor punggung 10. Menurut Transfermarkt, nilai pasar Yamal mencapai €200 juta, angka tertinggi di antara para jebolan La Masia yang berada di skuad Barcelona saat ini.
Regenerasi La Masia: Tradisi yang Terus Berjalan
Deretan nama di atas menunjukkan bahwa jalan menuju tim utama Barcelona tidak selalu sama. Balde, Gavi, Cubarsí, Bernal, hingga Yamal merupakan contoh pemain yang berkembang melalui sistem akademi Barcelona sebelum mendapatkan kesempatan di tim senior. Di sisi lain, ada Eric García dan Dani Olmo yang sempat meninggalkan klub untuk mencari pengalaman baru sebelum akhirnya kembali ke Camp Nou. Sementara itu, munculnya Xavi Espart dan Brian Fariñas pada musim 2026/2027 menjadi sinyal bahwa regenerasi di Barcelona belum berhenti.
Bagi Blaugrana, keberadaan La Masia bukan sekadar soal menghasilkan pemain muda. Akademi tersebut menjadi bagian dari identitas klub sekaligus jalur yang terus membuka kesempatan bagi generasi berikutnya untuk mengenakan seragam tim utama. Sebuah pelajaran berharga tentang kesabaran, kerja keras, dan keyakinan bahwa setiap proses memiliki waktunya sendiri.
Dukung Barcelona dengan Kartu Debit BRI FC Barcelona
Kecintaan terhadap Barcelona bagi para Culers tentu tidak hanya hadir ketika Blaugrana bertanding. Semangat mendukung klub juga bisa dibawa ke berbagai aktivitas sehari-hari. Salah satunya melalui Kartu Debit BRI FC Barcelona.
Untuk mendapatkannya, nasabah dapat membuka BRI Tabungan dengan setoran awal minimal Rp1 juta melalui bbri.id/fcbarcelona atau dengan mengunjungi Kantor Cabang BRI terdekat. Kepemilikan Kartu Debit BRI FC Barcelona memberikan sejumlah keuntungan yang dapat menambah pengalaman nasabah dalam mendukung klub asal Catalunya tersebut.
Bagi nasabah yang ingin mendapatkan koleksi resmi klub, tersedia kesempatan mengikuti program undian FC Barcelona setelah melakukan top up Rp10 juta. Program ini menawarkan hadiah berupa berbagai official merchandise serta hadiah eksklusif lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara bagi nasabah yang ingin terhubung lebih dekat dengan komunitas penggemar, tersedia diskon 20 persen untuk Culers Premium Membership melalui kanal resmi FC Barcelona. Ada pula diskon hingga 40 persen di sejumlah merchant Boga Group yang berpartisipasi, termasuk Kintan, Shaburi Kintan, Letasu, Loafbun, Putu Made, Yakiniku Like, Bakezin, Ebiga, Kimukatsu, hingga Pepper Lunch.
Benefit tersebut membuat Kartu Debit BRI FC Barcelona dapat menjadi salah satu pilihan bagi Culers yang ingin membawa nuansa Blaugrana ke dalam aktivitas sehari-hari. Periode promo, merchant yang berpartisipasi, serta syarat dan ketentuannya dapat berbeda. Informasi terbaru dapat dilihat melalui https://debit.bri.co.id/id/promo.
Yuk, buka Tabungan BRI dengan setoran awal minimal Rp1 juta dan miliki Kartu Debit BRI FC Barcelona untuk melengkapi pengalaman sebagai Culers.