Syukur, 105 Kendaraan Curanmor Kembali ke Pemiliknya di Sultra
KENDARI - Suasana haru dan rasa syukur yang mendalam membanjiri Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Mapolda Sultra). Para korban pencurian kendaraan bermotor atau curanmor tak menyangka, kendaraan mereka yang sempat raib digondol maling kini bisa kembali ke pelukan.
Momen penuh berkah tersebut terjadi saat Kapolda Sultra, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, menyerahkan secara simbolis puluhan kendaraan hasil sitaan kepada para pemilik sahnya. Kendaraan yang dikembalikan ini merupakan buah dari kesuksesan Operasi Pekat Anoa 2026 yang berlangsung intensif sejak Januari hingga Juni 2026.
Dalam kurun waktu enam bulan tersebut, jajaran Polda Sultra berhasil mengamankan total 105 unit kendaraan hasil tindak pidana, yang terdiri dari 99 unit sepeda motor dan 6 unit mobil. Sebuah pencapaian yang patut disyukuri karena membawa kembali ketenangan bagi masyarakat.
Bukan Sekadar Kendaraan, Ini Urusan Rezeki dan Haq
Salah satu korban pencurian yang hadir di Mapolda Sultra adalah Adelia, seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Didampingi sang ibu, Adel tak kuasa menahan air mata haru saat melihat sepeda motor matik miliknya yang digondol maling dua bulan lalu kini terparkir di hadapannya dalam kondisi aman.
Bagi Adel, motor tersebut bukan sekadar kendaraan biasa. Itu adalah moda transportasi utama yang saban hari digunakannya untuk menuntut ilmu dan mengejar impian di kampus.