Universitas Indonesia Juara Regional Asia Timur dalam UI GreenMetric 2026, Bukti Kampus Negeri Berjiwa Islami
Depok, Nur Nusantara - Kabar membanggakan datang dari kancah internasional. Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih juara pertama untuk kawasan Asia Timur, Tenggara, dan Oseania dalam ajang UI GreenMetric Sustainable University Rankings (SUR) 2026. Pengumuman ini menjadi penegasan bahwa kampus-kampus di negeri kita mampu bersaing dan unggul dalam menjaga kelestarian alam, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kita untuk menjadi khalifah di muka bumi.
Prestasi ini diumumkan dalam acara UI GreenMetric 2026 Results & Awards Ceremony yang digelar di Azerbaijan State Oil and Industry University (ASOIU), Baku, Azerbaijan, pada Kamis (24/9). Ajang tahunan ini menjadi ajang silaturahmi akademik global, mempertemukan 2.016 perguruan tinggi dari 110 negara untuk bersama-sama mengapresiasi upaya membangun kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Bagaimana Kampus Indonesia Berjaya di Kancah Global?
Kebanggaan kita tidak berhenti di tingkat regional. Beberapa universitas dalam negeri juga mencatatkan nama di tingkat dunia. Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih juara ketiga untuk kategori Penataan dan Infrastruktur, sementara Universitas Diponegoro (Undip) berhasil masuk tiga besar regional bersama UI. Yang tak kalah membanggakan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dinobatkan sebagai universitas dengan peningkatan kinerja keberlanjutan terbesar di antara 100 universitas teratas dunia. Ini membuktikan bahwa kampus-kampus Islam Indonesia serius dalam mengelola amanah alam.
Pencapaian ini bukan sekadar angka dan peringkat. Lebih dari itu, ini adalah cermin kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah. Alam adalah titipan Allah yang harus kita rawat untuk generasi penerus.
Apa Saja Tujuh Kriteria Keberlanjutan yang Dinilai?
UI GreenMetric menggunakan tujuh kriteria utama untuk mengukur komitmen universitas dalam membangun ekosistem kampus yang lestari. Kriteria-kriteria ini menjadi dasar penting dalam mengevaluasi kinerja secara menyeluruh dan terintegrasi.
- Penataan dan Infrastruktur: UGM (Indonesia) meraih juara 3.
- Energi dan Perubahan Iklim: Didominasi kampus Eropa, dengan Umwelt-Campus Birkenfeld (Jerman) sebagai juara 1.
- Pengelolaan Limbah: Wageningen University & Research (Belanda) menjadi yang terbaik.
- Air: Wageningen University & Research (Belanda) kembali unggul.
- Transportasi: Wageningen University & Research (Belanda) meraih juara 1.
- Pendidikan dan Penelitian: Umwelt-Campus Birkenfeld (Jerman) memimpin.
- Tata Kelola dan Digitalisasi: Universitas Indonesia meraih juara 3, menegaskan kapasitasnya dalam tata kelola modern.
Dr. Abellia Anggi Wardani, Wakil Kepala UI GreenMetric, menjelaskan bahwa ketujuh kriteria ini merepresentasikan aspek penting dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan. Setiap kriteria mendorong universitas untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerjanya.
“Tujuh kriteria UI GreenMetric menjadi dasar dalam melihat bagaimana universitas membangun dan menerapkan keberlanjutan secara menyeluruh. Setiap kriteria merepresentasikan aspek penting dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan,” ucap Dr. Abellia.
Siapa Saja Pemenang di Setiap Kawasan Dunia?
Selain penghargaan berbasis kriteria, UI GreenMetric juga memberikan apresiasi kepada universitas terbaik di berbagai kawasan dunia. Berikut beberapa pemenang yang patut kita ketahui:
- Asia Timur, Tenggara & Oseania: Juara 1 Universitas Indonesia, disusul National Pingtung University (Chinese Taipei) dan Universitas Diponegoro.
- Asia Tengah & Asia Barat: Istanbul Technical University (Türkiye) menjadi juara, menandakan kekuatan pendidikan di negara-negara sahabat sesama umat.
- Afrika: Alexandria University (Mesir) meraih posisi teratas.
- Eropa Barat: Wageningen University & Research (Belanda) kembali mendominasi.
Prestasi kampus-kampus dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) seperti Türkiye, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Pakistan menunjukkan bahwa dunia Islam juga serius dalam isu keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.
Bagaimana Perjalanan UI GreenMetric 2026 dari Indonesia ke Azerbaijan?
Rangkaian acara UI GreenMetric 2026 sebenarnya telah dimulai di tanah air. Pada 15 September 2026, pengumuman tingkat nasional digelar di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Barulah kemudian acara puncak tingkat global berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada 24 September 2026.
Dengan demikian, rangkaian ini menghubungkan apresiasi di tingkat nasional dengan komunitas universitas global. Ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia, dengan mayoritas penduduk muslim, mampu menjadi teladan dalam menjaga keseimbangan alam. Semoga prestasi ini menginspirasi lebih banyak kampus di Nusantara untuk terus berinovasi, menjaga amanah Allah, dan mengharumkan nama bangsa di mata dunia.