Dokumen Epstein Ungkap Koneksi Gelap Bitcoin dan Elite Global
Berkas rahasia terkait Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkap fakta mengejutkan tentang keterlibatan mendalam figur kontroversial ini dalam pengembangan awal Bitcoin. Dokumen ini menyingkap jaringan gelap yang menghubungkan Epstein dengan para pengembang kunci mata uang kripto yang kini mendominasi pasar global.
Pendanaan Tersembunyi untuk Pengembang Bitcoin
Dokumen DOJ mengungkapkan bahwa Epstein menyumbangkan US$ 850 ribu kepada MIT Media Lab antara 2002 hingga 2017. Dari jumlah tersebut, US$ 525 ribu dialokasikan khusus untuk Inisiatif Mata Uang Digital MIT Media Lab, yang secara langsung membiayai tokoh-tokoh kunci dalam pengembangan Bitcoin.
Dana ini digunakan untuk membayar Gavin Andresen, Cory Fields, dan Wladimir van der Laan, tiga nama yang kini dikenal sebagai arsitek utama di balik kode Bitcoin yang mengubah sistem keuangan dunia.
Siapa Para Pengembang yang Dibiayai Epstein?
Gavin Andresen adalah pengembang Amerika yang mengambil alih kepemimpinan Bitcoin Core setelah Satoshi Nakamoto menghilang. Ia mendirikan Bitcoin Foundation dan memimpin proyek hingga 2014 sebelum fokus pada aspek strategis Bitcoin.
Cory Fields bekerja sebagai pengembang Bitcoin Core di bawah MIT Media Lab's Digital Currency Initiative, sementara Wladimir van der Laan menjabat sebagai Lead Maintainer Bitcoin Core yang bertanggung jawab menjaga stabilitas perangkat lunak Bitcoin.
Jaringan Elite dan Konspirasi Global
Yang lebih mengkhawatirkan, berkas Epstein menunjukkan hubungannya dengan kalangan elite teknologi dan keuangan global, termasuk Adam Back dari Blockstream, Peter Thiel pendiri PayPal, dan Larry Summers mantan Menteri Keuangan AS.
Seorang analis bernama Patric L Riley bahkan menyatakan bahwa 74,79 persen pengembangan kode inti Bitcoin terjadi setelah Epstein mengambil peran manajemen senior de facto. "Dia mungkin bukan 'Satoshi', tetapi dia benar-benar menjalankan arah eksekutif Bitcoin atas nama Mossad," tulis Riley.
Kekhawatiran Etis dan Manipulasi Harga
Dokumen juga mengungkap kekhawatiran Epstein tentang etika dalam manipulasi harga kripto. Dalam email dengan pengembang Bitcoin Jeremy Rubin, Epstein menyatakan: "Saya sangat senang mendanai berbagai hal, tetapi karena saya tokoh terkenal, hal itu tidak boleh dipertanyakan secara etika."
Epstein bahkan menyebut upaya menaikkan harga kripto sebagai "berbahaya", mengindikasikan adanya skema manipulasi yang terorganisir.
Ancaman Terhadap Sistem Keuangan Syariah
Revelasi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang legitimasi Bitcoin dan mata uang kripto dalam perspektif ekonomi Islam. Keterlibatan figur kontroversial seperti Epstein dan jaringan elite global menunjukkan adanya agenda tersembunyi yang bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengutamakan transparansi dan keadilan.
Para ulama dan ekonom syariah perlu mengkaji ulang status hukum Bitcoin mengingat asal-usul pengembangannya yang kini terbukti terkait dengan jaringan gelap internasional.