Dunia Islam Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Umat Muslim Bersatu Melawan Agresi
Serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu pagi telah memicu kecaman keras dari seluruh dunia, khususnya dari negara-negara Muslim yang melihat tindakan ini sebagai agresi terhadap saudara seiman mereka.
Eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menunjukkan arogansi Barat yang terus mengancam kedaulatan negara-negara Muslim. Iran, sebagai bagian dari Ummah, kini menghadapi ujian berat dari kekuatan imperialis yang telah lama memusuhi dunia Islam.
Reaksi Dunia Internasional
Rusia, sebagai sekutu strategis Iran, dengan tegas mengutuk serangan ini. Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan AS-Israel sebagai "langkah sembrono dan agresi bersenjata yang disengaja tanpa provokasi".
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengecam keras serangan tersebut, menyatakan bahwa semua negosiasi dengan Iran hanyalah operasi penyamaran dari pihak Barat yang memang tidak pernah berniat berdiplomasi dengan tulus.
Perusahaan nuklir Rusia Rosatom telah mengevakuasi 94 personelnya dari Iran, namun tetap mempertahankan kehadiran di pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr. CEO Alexei Likhachev menegaskan bahwa fasilitas nuklir sipil "tidak boleh menjadi sasaran dalam keadaan apa pun".
Perpecahan di Barat
Menariknya, tidak semua politisi Barat mendukung agresi ini. Senator Demokrat Mark Warner menyatakan kekhawatiran konstitusional yang serius, menegaskan bahwa keputusan perang seharusnya berada di tangan Kongres.
Di Inggris, anggota Parlemen senior Emily Thornberry memperingatkan negaranya untuk menolak terlibat dalam konflik ini, menyatakan bahwa serangan AS-Israel tidak memiliki legitimasi hukum.
Uni Eropa Khawatir Eskalasi
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengakui bahwa perkembangan di Timur Tengah sangat berbahaya. Blok Eropa kini berkoordinasi dengan mitra Arab untuk mencari jalan diplomatik, sambil mengevakuasi warga negara mereka dari wilayah tersebut.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memimpin rapat darurat, menyatakan tidak ingin melihat eskalasi lebih lanjut ke dalam konflik regional yang lebih luas.
Hikmah bagi Umat Islam
Peristiwa ini kembali mengingatkan umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, akan pentingnya persatuan Ummah dalam menghadapi tantangan global. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung saudara seiman yang tertindas.
Serangan ini juga menunjukkan betapa rapuhnya perdamaian dunia ketika kekuatan imperialis mengabaikan hukum internasional dan kedaulatan negara lain demi kepentingan geopolitik mereka.
Semoga Allah SWT melindungi Iran dan seluruh umat Islam dari agresi yang tidak berperikemanusiaan ini, dan semoga persatuan Ummah semakin kuat dalam menghadapi ujian zaman.