Kisah Inspiratif Zhong Shanshan: Dari Tukang Batu Hingga Jadi Orang Terkaya China
Subhanallah, betapa Allah SWT senantiasa memberikan jalan kepada hamba-Nya yang berusaha dengan sungguh-sungguh. Kisah Zhong Shanshan, konglomerat asal China, menjadi bukti nyata bahwa rezeki yang halal dan kerja keras akan membuahkan hasil yang luar biasa.
Pria kelahiran 1954 ini kini tercatat sebagai orang terkaya nomor satu di China dengan kekayaan bersih mencapai US$ 67,8 miliar atau setara Rp 1.141 triliun, berdasarkan pemeringkatan Forbes China's 100 Richest. Namun, perjalanan menuju puncak kesuksesan ini tidaklah mudah.
Cobaan di Masa Kecil yang Membentuk Karakter
Sejak kecil, Zhong sudah diuji dengan berbagai cobaan hidup. Ketika berusia 10 tahun, ia menyaksikan kedua orangtuanya menjadi korban represi pemerintah China. Keduanya sering mengalami perlakuan tidak adil, dan akibatnya Zhong kecil terpaksa putus sekolah dan bekerja di usia yang sangat muda.
Seperti yang diajarkan dalam Islam, cobaan adalah cara Allah menguji dan membentuk karakter hamba-Nya. Zhong bekerja sebagai tukang batu dan tukang kayu, profesi yang mulia karena mengandalkan kerja tangan sendiri.
Perjalanan Bisnis Penuh Liku
Pada 1988, sebagai lulusan jurnalistik, Zhong mencoba peruntungan di dunia media dengan mendirikan koran bernama Pacific Post. Namun, bisnis pertamanya ini mengalami kegagalan. Tidak patah semangat, ia kemudian mencoba berbagai usaha lain seperti berjualan tiram, jamur, kura-kura, dan udang. Sayangnya, semua usaha tersebut juga mengalami kebangkrutan.
Inilah ujian kesabaran yang sesungguhnya. Dalam ajaran Islam, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pelajaran berharga untuk bangkit kembali dengan lebih kuat.
Berkah dari Bisnis Air Mineral
Titik balik kehidupan Zhong terjadi pada 1996 ketika ia memulai bisnis air mineral bermerek Nongfu Spring. Keputusannya terjun ke bisnis air minum didasari pada kebutuhan dasar manusia yang tidak akan pernah habis, yaitu air bersih.
Strategi bisnis Zhong sangat cerdas dan berbeda dari kompetitor. Sementara pesaing menjual air hasil sulingan pabrik, Nongfu Spring menyediakan air langsung dari sumber pegunungan yang lebih segar dan alami. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Islam yang menganjurkan konsumsi yang thayyib (baik dan bersih).
Dalam sekejap, Nongfu Spring menguasai pasar China, dan Zhong dinobatkan sebagai raja air mineral di negeri tersebut. Ketika perusahaannya go public di Bursa Saham China pada 2020, kekayaannya melonjak drastis dari US$ 16 miliar menjadi lebih dari US$ 50 miliar.
Ekspansi ke Bidang Kesehatan
Zhong juga mengembangkan bisnisnya ke industri kesehatan melalui perusahaan Wantai Biological yang memproduksi vaksin dan alat diagnostik kesehatan. Ketika pandemi Covid-19 melanda, permintaan terhadap produknya semakin meningkat, menambah pundi-pundi kekayaannya.
Gaya Hidup Sederhana yang Menginspirasi
Yang paling mengagumkan dari sosok Zhong adalah gaya hidupnya yang sangat sederhana, sebuah sikap yang sejalan dengan ajaran Islam tentang kesederhanaan. Meski memiliki kekayaan triliunan rupiah, ia berpenampilan sederhana dan tidak menunjukkan kemewahan.
Zhong hanya memiliki satu apartemen sebagai hunian tetap dan sering makan sendirian di kafe sederhana. Gaya berpakaiannya pun sangat simpel, sering mengenakan T-shirt dan sepatu kets, mirip dengan Mark Zuckerberg.
Ia juga dikenal sebagai sosok yang sangat menjaga privasi, bahkan dijuluki "The Lone Wolf" atau "Serigala Penyendiri". Zhong jarang tampil di publik atau memberikan wawancara kepada media, dan tidak terafiliasi dengan politik maupun komunitas pebisnis.
Kisah Zhong Shanshan memberikan pelajaran berharga bahwa kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari kekayaan materi, tetapi juga dari karakter, kesederhanaan, dan keteguhan dalam menghadapi cobaan hidup. Semoga kisah inspiratif ini dapat memotivasi kita semua untuk terus berusaha dengan cara yang halal dan tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan.