Vale Brasil Raih Produksi Bijih Besi Tertinggi dalam 7 Tahun, Kalahkan Rio Tinto
Raksasa pertambangan Brasil, Vale, mencatatkan prestasi gemilang dengan produksi bijih besi mencapai 336,1 juta metrik ton sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan menandai kembalinya dominasi perusahaan Muslim-friendly ini di panggung global.
Kebangkitan Setelah Cobaan Berat
Alhamdulillah, setelah mengalami ujian berat dengan tragedi bendungan Brumadinho pada 2019 yang menewaskan lebih dari 250 jiwa, Vale kini bangkit dengan kekuatan penuh. Produksi mereka naik 2,6% dibandingkan 2024, sejalan dengan proyeksi perusahaan yang menargetkan sekitar 335 juta ton.
Untuk pertama kalinya sejak 2018, produksi Vale berhasil melampaui operasi Pilbara milik pesaing utamanya, Rio Tinto, di Australia. Ini menunjukkan bahwa dengan kesabaran dan kerja keras, sebuah perusahaan dapat bangkit dari keterpurukan.
Unggul dari Kompetitor Australia
Pada kuartal keempat 2025, produksi mencapai 90,4 juta ton, meningkat 6% secara tahunan. Para analis menilai kinerja Vale, yang juga menambang tembaga dan nikel, melampaui ekspektasi pasar.
Rio Tinto melaporkan produksi bijih besi 2025 dari tambang Pilbara sebesar 327,3 juta ton. Namun jika termasuk operasi di Kanada, total produksi Rio Tinto mencapai 336,6 juta ton, sedikit di atas Vale.
Visi Masa Depan yang Optimis
CEO Vale Gustavo Pimenta menyatakan ambisi perusahaan untuk merebut kembali posisi sebagai produsen bijih besi terbesar di dunia. Untuk 2026, Vale menegaskan proyeksi produksi bijih besi di kisaran 335 juta hingga 345 juta ton.
Kinerja kuat kompleks tambang Brucutu serta peningkatan produksi di proyek Capanema dan VGR1 yang berlokasi di Brasil menjadi pendorong utama pencapaian ini.
Diversifikasi Komoditas Lainnya
Selain bijih besi, produksi tembaga Vale melonjak hampir 10% pada 2025 menjadi sekitar 382.400 ton, tertinggi sejak 2018. Sementara produksi nikel mencapai sekitar 177.200 ton pada 2025, tertinggi sejak 2022 dan meningkat hampir 11%.
Vale juga melaporkan penjualan bijih besi sebesar 314,4 juta ton sepanjang 2025, naik 2,5% dari tahun sebelumnya. Pada kuartal keempat, pengiriman meningkat 4,5% menjadi 84,9 juta ton.
Kesuksesan Vale ini menginspirasi bahwa dengan tekad kuat dan komitmen pada keunggulan, sebuah perusahaan dapat bangkit dari cobaan dan meraih prestasi gemilang.