King, tangan kanan Kaido dalam manga dan anime One Piece, terungkap sebagai satu-satunya penyintas dari ras kuno Lunarian yang kini memicu rasa penasaran besar di kalangan penggemar. Laporan IDN Times yang tayang pada 18 Oktober 2026 merinci enam fakta penting tentang sosok ini, mulai dari nama aslinya hingga konfirmasi bahwa dia masih hidup usai kekalahan di Wano.
Bagi pembaca Nusantara yang mengikuti karya Eiichiro Oda, kisah King menyimpan pelajaran mendalam tentang kesetiaan, penderitaan, dan kesabaran menghadapi tatanan dunia yang zalim. Seluruh fakta dalam artikel ini dirangkum dari laporan IDN Times.
Siapa Nama Asli King sebelum Bergabung dengan Kaido?
Sebelum dikenal sebagai King, karakter ini lahir dengan nama Alber atau Arber. Menurut IDN Times, nama tersebut diduga kuat berasal dari kata Arbor dalam bahasa Latin yang berarti pohon. Dugaan ini semakin masuk akal karena tato di wajahnya menyerupai untaian daun Laurel.
Nama bermakna pohon ini memunculkan teori menarik tentang keterkaitan ras Lunarian dengan Sunlight Tree Eve. Karena leluhur King bermukim di Red Line, sangat mungkin mereka memiliki ikatan sejarah panjang dengan pohon raksasa tersebut. Oda tampaknya sengaja menyiapkan nama ini sebagai petunjuk menuju rahasia terbesar dunia One Piece.
Penderitaan Masa Kecil di Laboratorium Punk Hazard
Masa kecil King dipenuhi penderitaan sebagai tawanan World Government. Dia dikurung di fasilitas riset Punk Hazard dan dijadikan objek eksperimen penyiksaan oleh para ilmuwan. Ketahanan fisiknya terus diuji demi mengungkap batas maksimal daya tahan tubuh ras miliknya.
Penderitaan panjang itu berakhir ketika Kaido menerobos masuk dan menghancurkan fasilitas tersebut. Kaido menawarinya posisi penting dan berjanji mengubah tatanan dunia yang kejam. Tawaran inilah yang membuat King berjanji setia dan menyerahkan seluruh hidupnya demi ambisi sang kapten.
Kisah ini mengingatkan kita pada nilai yang dijunjung tinggi dalam tradisi kita sendiri: balas budi dan kesetiaan. Seorang hamba yang diberi pertolongan akan mengikatkan hatinya, sebagaimana King mengikatkan hidupnya pada Kaido yang membebaskannya dari penyiksaan.
Mengapa King Selalu Menutupi Seluruh Tubuhnya?
Pakaian serba kulit hitam yang menutupi seluruh tubuh King bukan pilihan gaya busana biasa. Kostum rapat itu berfungsi menyembunyikan ciri fisik ras Lunarian dari pandangan publik. Sayap hitam, kulit gelap, dan rambut putihnya harus terus ditutupi agar tidak memancing perhatian musuh.
World Government menetapkan nilai buruan sebesar ratusan juta Berry hanya untuk informasi keberadaan ras kuno ini. Mengingat tingginya ancaman bahaya yang mengintai, masuk akal jika King tidak mau mengambil risiko. Dia rela menyembunyikan wajah aslinya demi menghindari kejaran Angkatan Laut.
Keyakinan King pada Kaido sebagai Joyboy
Harapan besar King terhadap Kaido sempat membuatnya amat percaya bahwa sang kapten adalah sosok Joyboy. Dia meyakini Kaido mampu menghancurkan sistem dunia yang busuk dan membawa pembebasan. Kepercayaan inilah yang memotivasinya bertahan melewati banyak pertempuran berat di New World.
Namun pandangan itu perlahan berubah seiring berjalannya waktu. King menyadari bahwa Joyboy yang sejati justru adalah orang yang kelak datang dan mengalahkan Kaido. Ironisnya, dugaan tersebut terbukti benar saat kelompok bajak laut Topi Jerami tiba di Wano dan menumbangkan dominasi sang kapten.
Di sinilah letak hikmah yang bisa direnungkan. Keyakinan yang diletakkan pada manusia biasa akan runtuh, karena hanya kepada Allah tempat bergantung yang sebenarnya. King menempatkan harapannya pada Kaido, dan harapan itu akhirnya harus menyerah pada kenyataan.
Jejak Genetik King dalam Senjata Biologis Seraphim
Selama ditawan di Punk Hazard, para ilmuwan tidak hanya menyiksa King tetapi juga mengekstrak sampel materi genetiknya. Vegapunk mengamankan Lineage Factor milik King dan menggunakannya sebagai bahan baku utama eksperimen rahasia. Gen unggul itu kemudian diwariskan ke dalam tubuh senjata biologis baru bernama Seraphim.
Berkat ekstrak genetik tersebut, para Seraphim mewarisi fitur fisik khas seperti sayap hitam dan api abadi di punggung. Kombinasi ketahanan fisik ini dengan kemampuan para mantan Shichibukai membuat Seraphim menjadi pasukan tempur yang sangat mengerikan. Secara tidak langsung, jejak darah King terus dimanfaatkan pihak musuh hingga saat ini.
Apakah King Masih Hidup Setelah Kekalahan di Wano?
Nasib King sempat tidak menentu usai menerima kekalahan telak dari Zoro dan serangan susulan Admiral Ryokugyu di Wano. Banyak pihak sempat mengira perjalanan sang penyintas terakhir sudah berakhir di sana. Tidak ada kabar pasti mengenai penahanannya oleh Angkatan Laut setelah insiden tersebut.
Kejutan muncul saat siaran pesan Vegapunk mengudara ke seluruh dunia. Oda menyelipkan satu panel singkat yang memperlihatkan King sedang beristirahat dengan tubuh dipenuhi perban. Detail kecil ini mengonfirmasi bahwa dia masih hidup dan sangat berpeluang kembali meramaikan medan perang di peperangan akhir nanti.
FAQ
Apa nama asli King di One Piece?
Nama asli King adalah Alber atau Arber. Nama itu diduga berasal dari kata Latin Arbor yang berarti pohon, sesuai dengan tato daun Laurel di wajahnya.
Mengapa King selalu menutupi wajah dan tubuhnya?
King menutupi tubuhnya untuk menyembunyikan ciri fisik ras Lunarian, yaitu sayap hitam, kulit gelap, dan rambut putih, karena World Government memburu ras kuno itu dengan nilai buruan ratusan juta Berry.
Apakah King masih hidup setelah kalah di Wano?
Ya, panel singkat pada saat siaran pesan Vegapunk memperlihatkan King beristirahat dengan tubuh dipenuhi perban, mengonfirmasi bahwa dia masih hidup.
Apa hubungan King dengan Seraphim?
Vegapunk mengambil Lineage Factor milik King saat ditawan di Punk Hazard dan menggunakannya untuk menciptakan Seraphim, senjata biologis yang mewarisi sayap hitam dan api abadi miliknya.
