SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional LCC 4 Pilar MPR RI, Kebanggaan Kalimantan Tengah
Palangka Raya, Nur Nusantara — SMA Negeri 2 Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berhasil meraih juara nasional Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026. Prestasi gemilang ini diraih setelah tim tersebut mengungguli tiga sekolah lainnya pada babak final yang digelar di Jakarta, 26 Agustus lalu.
Kepala SMAN 2 Katingan Kuala, Sumanto, dalam keterangannya yang diterima di Palangka Raya pada Jumat, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari perjuangan panjang para siswa, guru, dan tim pembimbing, terlebih setelah tahun lalu sekolah tersebut gagal melaju ke babak berikutnya.
“Kami sangat bersyukur, alhamdulillah tahun ini bisa juara nasional, walaupun peserta kurang satu karena sakit sejak babak semifinal. Pada tahun lalu kami hanya sampai babak penyisihan karena kalah dari wakil Provinsi Bengkulu,” ujarnya dengan nada haru.
Perjalanan Berliku Menuju Puncak Kemenangan
Sumanto menuturkan bahwa perjalanan menuju podium juara tahun ini tidaklah mudah. Salah seorang anggota tim harus menjalani pemulihan sejak babak semifinal, sehingga tim harus melanjutkan perlombaan dengan keterbatasan personel. Namun, kondisi tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat para siswa. Dengan kekompakan, kerja keras, dan persiapan yang matang, mereka mampu melewati persaingan ketat hingga menjadi yang terbaik di tingkat nasional.
SMAN 2 Katingan Kuala berhasil menjadi peraih nilai tertinggi dengan mengoleksi 140 poin dari tiga sesi perlombaan. Sekolah ini unggul jauh atas SMAN 8 Jakarta Selatan yang meraih 75 poin, SMAN 1 Tanjung Selor dengan 70 poin, dan SMAN 2 Kota Bogor yang mengumpulkan 65 poin.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kalimantan Tengah, karena perjuangan SMAN 2 Katingan Kuala dimulai dari kompetisi yang diikuti oleh perwakilan sekolah dari 38 provinsi di Indonesia. Kompetisi ini menguji pengetahuan peserta mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, wawasan kebangsaan, logika, serta semangat persatuan yang menjadi fondasi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Apresiasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Sumanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah berjuang luar biasa, serta tim pembimbing dari sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
“Terima kasih kepada anak-anak yang telah berjuang luar biasa sehingga mendapatkan hasil yang luar biasa. Terima kasih kepada tim pembimbing dari sekolah dan tim pembimbing dari Dinas Pendidikan Provinsi,” katanya penuh bangga.
Ia juga mengapresiasi dukungan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta Kepala Dinas Pendidikan provinsi Reza Prabowo beserta jajarannya dalam proses persiapan menghadapi kompetisi tersebut. Dukungan tersebut, kata dia, tidak hanya diberikan melalui pembimbingan secara langsung, tetapi juga melalui pemanfaatan teknologi pendidikan yang modern.
Fasilitas berupa papan tulis interaktif, konektivitas Starlink, dan panel surya turut mendukung proses pembimbingan dan penguatan tim secara virtual bersama pembimbing dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini membuktikan bahwa kemajuan teknologi dapat diarahkan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Potensi Anak Daerah yang Tak Terbatas
Sumanto menilai keberhasilan ini membuktikan bahwa peserta didik dari daerah memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat nasional, asalkan diberikan kesempatan dan ruang yang tepat untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Setiap anak memiliki potensi. Mari kita berusaha membantu dan memberikan ruang kepada anak untuk mengaktualisasikan dan mengembangkan potensinya,” pesannya yang bijak dan menginspirasi.
Pengumuman SMAN 2 Katingan Kuala sebagai juara nasional disampaikan oleh Kepala Biro Persidangan dan Permasyarakatan Konstitusi, Deputi Bidang Pengkajian dan Permasyarakatan Konstitusi, Wachid Nugroho.
“Dengan demikian SMAN 2 Katingan Kuala menjadi pemenang dalam babak final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat nasional, layak menyandang juara nasional,” ujar Wachid saat mengumumkan hasil perlombaan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air dapat ditanamkan melalui pendidikan. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Nusantara untuk terus berjuang dan berprestasi, demi kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai.