Kualitas udara di Provinsi Kalimantan Timur berada pada kategori tidak sehat pada Selasa, 20 Oktober 2026, dengan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara di Samboja, Kutai Kartanegara, mencatat skor ISPU tertinggi sebesar 190. Data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup yang dipantau sekitar pukul 09.00 Wita itu menunjukkan tidak ada satu pun titik pengukuran di Kaltim yang berstatus baik.
Pengukuran tertinggi tercatat di stasiun Wonotirto, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, kawasan penyangga IKN, dengan parameter kritis PM 2,5. Semakin tinggi nilai ISPU, semakin buruk kualitas udara yang dihirup masyarakat. Angka 190 itu masuk rentang kuning, kategori tidak sehat.
Apa Arti Status Tidak Sehat bagi Warga Kaltim?
Kualitas udara kategori kuning berarti merugikan kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit pernapasan, serta mulai berdampak pada masyarakat umum. Udara yang bersih adalah amanah yang wajib dijaga, sebagaimana Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan sebagai bagian dari menjaga iman.
Hanya dua lokasi di Kaltim yang mencatat kualitas udara sedang berwarna biru, yakni Kota Bontang dan Plaza Bhinneka di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kualitas udara sedang berarti masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Rincian Data ISPU Sembilan Stasiun Pengukuran
Berdasarkan laporan Tribun Kaltim yang mengutip laman resmi ispu.kemenlh.go.id, berikut hasil pengukuran Selasa sore:
- Kualitas udara sedang (biru): Taman Tanjung Laut, Kota Bontang, ISPU 75; Plaza Seremoni KIPP IKN, Sepaku, PPU, ISPU 78; Plaza Bhinneka KIPP IKN, Sepaku, PPU, ISPU 98.
- Kualitas udara tidak sehat (kuning): Balikpapan Baru, Jalan Den Haag, Balikpapan Utara, ISPU 105; Hutan Kota Nipah-nipah, Penajam, PPU, ISPU 107; Sepinggan, Balikpapan Selatan, ISPU 115; Senipah KPIKN, Samboja, Kukar, ISPU 131; Muara Jawa Tengah, Kukar, ISPU 155; Wonotirto KPIKN, Samboja, Kukar, ISPU 190.
Seluruh stasiun mencatat parameter kritis berupa partikel PM 2,5, polutan halus yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru. Untuk Kabupaten Kutai Barat, data ISPU hari ini belum tersedia, meskipun Senin (19/10/2026) pagi angka tercatat 129.
Mengenal Kategori ISPU dan Maknanya
Kementerian Lingkungan Hidup membagi nilai ISPU ke dalam lima kategori:
- 0 sampai 50 (hijau, baik): tidak memberikan efek negatif pada kesehatan.
- 51 sampai 100 (biru, sedang): masih dapat diterima, kelompok sensitif disarankan mengurangi aktivitas fisik berkepanjangan di luar ruangan.
- 101 sampai 200 (kuning, tidak sehat): merugikan kelompok sensitif dan mulai berdampak pada masyarakat umum.
- 201 sampai 300 (merah, sangat tidak sehat): sangat buruk dan meningkatkan risiko kesehatan secara luas.
- Di atas 300 (hitam, berbahaya): masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah.
ISPU berfungsi sebagai indikator kesehatan yang menunjukkan seberapa bersih atau tercemarnya udara serta dampaknya bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.
Udara Bersih, Amanah yang Harus Dijaga Bersama
Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan, termasuk di kawasan IKN, harus berjalan seiring dengan penjagaan lingkungan. Bumi Nusantara adalah titipan dari Allah SWT, dan generasi mendatang berhak mewarisi udara yang layak dihirup. Semangat membangun ibu kota baru akan kehilangan maknanya bila paru-paru anak cucu kita dipertaruhkan sebagai taruhannya.
Kebersihan, dalam tradisi Islam, adalah sebagian dari iman. Menjaga udara agar tetap bersih bukan sekadar urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab setiap insan; dari mengurangi pembakaran lahan hingga mendukung kebijakan penghijauan yang berpihak pada kesehatan umat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah udara di kawasan penyangga IKN aman hari ini?
Tidak. Wonotirto, Samboja, Kutai Kartanegara, mencatat ISPU 190 pada Selasa 20 Oktober 2026, kategori tidak sehat dengan parameter kritis PM 2,5.
Bagian mana saja di Kaltim yang masih berstatus biru?
Kota Bontang dengan ISPU 75, Plaza Seremoni KIPP IKN dengan ISPU 78, dan Plaza Bhinneka KIPP IKN dengan ISPU 98.
Apa yang harus dilakukan kelompok sensitif saat udara tidak sehat?
Mengurangi aktivitas fisik berkepanjangan di luar ruangan dan memakai masker bila terpaksa beraktivitas di area terbuka, terutama di sekitar Samboja dan Balikpapan.
