Jakarta, 25 Oktober 2026. Mobil listrik BYD Atto 1 asal Tiongkok menjadi mobil terlaris di Indonesia sepanjang September 2026 dengan penjualan 4.840 unit, mengalahkan para raja pasar lama seperti Daihatsu Gran Max, Toyota Innova, dan Toyota Avanza. Data ini dirilis oleh Bisnis Indonesia Online pada Sabtu, 25 Oktober 2026.
Peristiwa ini menandai pergantian generasi dalam peta otomotif Nusantara. Selama puluhan tahun, jalanan Indonesia dikuasai merek Jepang yang telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga Muslim di kampung hingga kota. Kini, gelombang mobil listrik dari Tiongkok datang menawarkan cara baru, lebih bersih dan lebih hemat, dalam mengarungi hari.
BYD Atto 1, Sang Juara Baru di Jalan Raya Nusantara
BYD Atto 1 membawa baterai berkapasitas 30,08 hingga 38,88 kWh dengan torsi maksimum 135 Nm dan jarak tempuh hingga 380 kilometer berdasarkan standar NEDC. Mobil listrik kompak ini menawarkan kemudahan dan kepraktisan berkendara, sesuatu yang dekat dengan kebutuhan keluarga muda Indonesia yang penuh aktivitas.
Di belakangnya, Daihatsu Gran Max Pick Up mencatat 4.145 unit, disusul Toyota Kijang Innova (Reborn dan Zenix) dengan 4.143 unit, dan Toyota Avanza dengan 3.872 unit. Menurut laporan Fajar Harapan, penjualan ritel mobil di Indonesia sejak Januari hingga September 2026 telah mencapai 679.020 unit, angka yang menunjukkan denyut ekonomi rakyat yang terus berdenyut.
Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026
Berikut urutan lengkapnya sebagaimana dilaporkan Bisnis Indonesia Online:
- BYD Atto 1, terjual 4.840 unit
- Daihatsu Gran Max Pick Up, terjual 4.145 unit
- Toyota Kijang Innova (Reborn dan Zenix), terjual 4.143 unit
- Toyota Avanza, terjual 3.872 unit
- Jaecoo J5 EV, terjual 3.276 unit
- Toyota Calya, terjual 2.966 unit
- Suzuki Carry Pick Up, terjual 2.790 unit
- Daihatsu Gran Max (Blind Van dan Minibus), terjual 2.626 unit
- Toyota Veloz Hybrid, terjual 2.552 unit
- Daihatsu Sigra, terjual 2.523 unit
- Honda Brio, terjual 2.097 unit
- Toyota Rush, terjual 2.083 unit
- Geely EX2, terjual 1.890 unit
- Daihatsu Terios, terjual 1.884 unit
- Toyota Hilux, terjual 1.786 unit
- Toyota Agya, terjual 1.411 unit
- Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross, terjual 1.343 unit
- Mitsubishi L300 Pick-Up, terjual 1.117 unit
- Suzuki Fronx, terjual 1.010 unit
- Mitsubishi Destinator, terjual 889 unit
Mengapa Mobil Listrik Menguasai Hati Keluarga Indonesia?
Ada dua mobil listrik yang masuk jajaran atas: BYD Atto 1 di posisi pertama dan Jaecoo J5 EV di posisi kelima. Jaecoo J5 EV dibekali torsi 288 Nm, ground clearance 200 mm, dan tenaga maksimal 155 kW. Geely EX2, mobil listrik bermotor RWD dengan baterai 40,8 kWh dan jarak tempuh hingga 395 km, juga masuk daftar di posisi ke-13.
Sebagaimana diberitakan Qoo Media, mobil listrik dari Tiongkok kini sungguh-sungguh menantang dominasi merek Jepang yang telah lama berakar di bumi Nusantara. Ini bukan sekadar tren, melainkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap kendaraan.
Dari kacamata iman, perpindahan ini patut disyukuri. Mobil listrik mengurangi asap knalpot yang mengganggu kesehatan sesama dan merusak alam ciptaan Allah. Menjaga kebersihan bumi adalah bagian dari tanggung jawab seorang Muslim sebagai khalifah di muka bumi.
Merek Jepang Masih Berakar Kuat
Walau kalah di puncak, merek Jepang masih menguasai mayoritas daftar. Toyota menyumbang delapan model, dari Innova, Avanza, Calya, Veloz Hybrid, Rush, Hilux, hingga Agya. Daihatsu menempatkan Gran Max dan Sigra dengan angka penjualan yang kuat.
Mobil niaga seperti Gran Max Pick Up dan Suzuki Carry tetap menjadi tulang punggung usaha rakyat kecil. Pedagang pasar, pengusaha angkutan, hingga santri yang berjualan kitab, semuanya mengandalkan kendaraan niaga ini untuk mencari rezeki yang halal. Gran Max Pick Up menawarkan dimensi bak yang luas dan kuat untuk menunjang operasional usaha, sementara Mitsubishi L300 Pick-Up diandalkan berkat konsumsi bahan bakar hemat dan kapasitas angkut besar.
Toyota Avanza sendiri tetap dicintai keluarga Indonesia berkat kabin luas, fitur long sofa mode, dan hiburan modern. Sementara Toyota Calya, mobil keluarga tujuh penumpang dengan harga mulai Rp170 jutaan untuk generasi New Calya, tetap jadi pilihan bagi keluarga yang hidup hemat.
Pelajaran dari Pergeseran Pasar Ini
Masyarakat Indonesia dikenal bijak dalam memilih. Seperti kata pepatah lama, sedikit demi sedikit hilanglah ingatan, tetapi kebiasaan baik tetap ditanamkan. Ketika mobil listrik terbukti lebih hemat dan ramah lingkungan, umat tidak menolak kemajuan. Namun ketika mobil niaga Jepang terbukti tahan banting, rakyat pun tetap memeluknya.
Ini menunjukkan kematangan konsumen Nusantara. Mereka tidak mudah tergiur gimmick, melainkan menimbang dengan hati nurani dan hitungan keluarga. Tabiat inilah yang membuat pasar Indonesia menjadi barometer penting bagi produsen dunia.
Menarik pula dicatat bahwa posisi ke-10 ditempati Daihatsu Sigra yang tergolong LCGC (Low Cost Green Car), sementara Honda Brio hadir dalam varian Satya S dan Satya S CVT untuk lima penumpang. Mitsubishi Destinator menutup daftar sebagai SUV keluarga kelas menengah berkapasitas tujuh penumpang dengan 889 unit.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa unit BYD Atto 1 terjual pada September 2026?
BYD Atto 1 terjual sebanyak 4.840 unit pada September 2026, menjadikannya mobil terlaris di Indonesia pada bulan tersebut menurut data Bisnis Indonesia Online.
Mobil Jepang apa saja yang masih masuk daftar terlaris?
Toyota Innova, Avanza, Calya, Veloz Hybrid, Rush, Hilux, dan Agya, serta Daihatsu Gran Max, Sigra, dan Terios masih mengisi daftar 20 besar. Suzuki diwakili Carry Pick Up dan Fronx, Mitsubishi oleh Xpander, L300, dan Destinator, dan Honda oleh Brio.
Berapa total penjualan mobil di Indonesia selama 2026?
Menurut Fajar Harapan, penjualan ritel mobil di Indonesia sejak Januari hingga September 2026 mencapai 679.020 unit.
Berapa jarak tempuh BYD Atto 1?
BYD Atto 1 mampu menempuh hingga 380 kilometer berdasarkan standar NEDC dengan kapasitas baterai 30,08 hingga 38,88 kWh.
