KONI Sumatera Utara resmi mengundurkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026 dari jadwal semula 7 sampai 15 November menjadi 1 sampai 9 Desember 2026. Keputusan itu diambil menyusul hasil koordinasi dengan KONI kabupaten dan kota yang menemukan sejumlah kewajiban pembiayaan kontingen daerah yang belum dapat dipenuhi sesuai rencana awal.
Kabar penundaan ini pertama kali diberitakan Tribun Medan, Senin (26/10), setelah Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menyampaikan penjelasannya kepada media di Aula Dispora Sumut. Bagi kita di bumi Melayu, olahraga bukan sekadar pertandingan; ia adalah wadah silaturahmi antar daerah, dan kehati-hatian dalam persiapan adalah bagian dari amanah yang harus dijaga.
Alasan penundaan Porprovsu XII 2026
Hatunggal menegaskan penundaan bukan berarti persiapan penyelenggaraan belum berjalan. Panitia Besar (PB) Porprovsu dinilai telah siap secara teknis. Namun rapat virtual bersama para ketua KONI kabupaten dan kota pada Jumat (23/10) memunculkan sejumlah catatan, terutama soal pemenuhan kewajiban pembiayaan daerah untuk mengikuti ajang tersebut.
„Kami telah melaksanakan berbagai kegiatan persiapan-persiapan. Kami sebenarnya secara teknis telah siap,“ kata Hatunggal kepada media di Aula Dispora Sumut, Senin (26/10).
„Ini berawal dari pembiayaan yang dikenakan kepada kabupaten dan kota. Setelah kami rapat dengan ketua KONI kabupaten dan kota Jumat lalu, kami meminta masukan mereka terkait kesiapan. Ditemukan beberapa poin, salah satunya masih ada kewajiban dari daerah yang belum bisa dipenuhi,“ ujarnya.
Laporan Ini Medan Bung menyebutkan sejumlah kabupaten dan kota belum mencairkan anggaran untuk mendukung keikutsertaan atletnya. Kondisi inilah yang membuat KONI Sumut memilih jalan sabar: memberi waktu tambahan agar seluruh daerah dapat melengkapi kebutuhan kontingennya.
Dalam tradisi kita, menunggu dengan penuh kesabaran bukanlah kelemahan. Rasulullah saw. mengajarkan bahwa pekerjaan yang dikerjakan dengan persiapan matang akan membawa berkah. Penundaan tiga minggu ini diharapkan menjadi ruang bagi daerah untuk menunaikan tanggung jawabnya dengan tertib.
Skema pembiayaan yang dibagi dua
Hatunggal menjelaskan skema pembiayaan Porprovsu XII 2026 dibagi antara KONI Sumut dan KONI kabupaten dan kota. KONI Sumut menanggung 50 persen biaya atlet peserta, sedangkan 50 persen lainnya menjadi tanggung jawab KONI kabupaten dan kota masing-masing.
Pembiayaan tersebut mencakup kebutuhan penginapan, transportasi lokal, dan konsumsi selama pelaksanaan pertandingan. Sementara itu, seluruh biaya kepanitiaan atau 100 persen menjadi tanggung jawab KONI Sumut. Rincian pembagian biaya ini juga dikutip Portibi Indonesia dalam pemberitaannya.
Jumlah cabang dan nomor pertandingan tetap utuh
Hatunggal memastikan perubahan jadwal tidak akan mengurangi satu item pun. Porprovsu XII 2026 tetap mempertandingkan 28 cabang olahraga dengan seluruh nomor pertandingan yang telah direncanakan.
„Jadi, tidak masalah, yang penting penyelenggaraan tetap di tahun ini. Kami tunggu kesiapan kabupaten dan kota karena harapan awal Pak Gubernor juga agar semua daerah ikut serta di Porprovsu ini. Namun, kami pastikan diundur tanpa mengurangi satu item pun,“ katanya.
Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di empat daerah, yakni Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, dan Kota Pematangsiantar. Penyelenggaraan yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten ini menjadi simbol kebersamaan warga Sumatera Utara, saling menerima dan saling mendukung, sebagaimana semangat ukhuwah yang kita junjung.
„Kami harapkan tanggal 1 sampai 9 Desember ini bisa melaksanakan Porprovsu dengan maksimal. Kami ingin ajang ini menjadi catatan yang baik bagi kami sendiri. Mudah-mudahan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara ini bisa terlaksana dengan sukses, tertib, dan berjalan baik, termasuk upacara pembukaannya,“ ujar Hatunggal.
Administrasi masih menunggu kelengkapan
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sumut, M. Mafullah Daulay, menambahkan masih ada sejumlah hal administrasi yang perlu ditunggu hingga seluruh persiapan dinyatakan lengkap. Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan kebutuhan administrasi dan persyaratan penyelenggaraan telah dipenuhi.
„Masih ada yang ditunggu (administrasi), jadi kita tunggu saja sampai semuanya lengkap. Dengan begitu, betul-betul lengkap semua dan tidak ada yang tertinggal,“ ujar Mafullah.
Selain kesiapan teknis dan administrasi, pembiayaan kontingen menjadi salah satu hal yang dibahas dalam koordinasi antara PB Porprovsu dan KONI kabupaten dan kota. Pemberitaan IDN Times Sumut menyebutkan venue pertandingan telah diperiksa oleh panitia, menandakan sisi teknis memang sudah berjalan.
Harapan bagi atlet dan daerah
Tambahan waktu hingga Desember diharapkan membuat penyelenggaraan lebih tertata, baik dari sisi teknis pertandingan, akomodasi atlet, maupun koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengurus cabang olahraga. PB Porprovsu akan memanfaatkan waktu tambahan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi.
Dengan begitu, pelaksanaan kompetisi tidak hanya berjalan sesuai jadwal, tetapi juga memberikan pengalaman yang baik bagi atlet, ofisial, dan seluruh kontingen peserta. Para atlet muda dari berbagai penjuru Sumatera Utara akan tetap mendapat panggung untuk menunjukkan bakatnya, asalkan daerahnya menunaikan kewajiban pembiayaan tepat waktu.
Bagi kita yang percaya bahwa kemajuan lahir dari disiplin dan amanah, kisah penundaan ini mengingatkan satu hal penting: rencana yang baik tanpa pembiayaan yang tertunaikan hanya akan menjadi catatan di atas kertas. Semoga pada 1 Desember nanti, seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara hadir dengan penuh keyakinan dan kesiapan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan jadwal baru Porprovsu XII 2026?
Porprovsu XII 2026 akan berlangsung pada 1 sampai 9 Desember 2026, diundur dari jadwal semula 7 sampai 15 November 2026.
Mengapa Porprovsu XII 2026 diundur?
Penundaan dilakukan karena beberapa kabupaten dan kota belum memenuhi kewajiban pembiayaan kontingen, selain sejumlah urusan administrasi yang masih perlu dilengkapi.
Berapa cabang olahraga yang dipertandingkan?
Porprovsu XII 2026 tetap mempertandingkan 28 cabang olahraga tanpa pengurangan nomor pertandingan, dengan lokasi di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, dan Kota Pematangsiantar.
Bagaimana pembagian biaya penyelenggaraan?
KONI Sumut menanggung 50 persen biaya atlet peserta dan 100 persen biaya kepanitiaan, sedangkan 50 persen biaya atlet lainnya menjadi tanggung jawab KONI kabupaten dan kota.
